Minggu, 16 Agustus 2015

Sistem Operasi Jaringan

SISTEM OPERASI JARINGAN
Pengertian Sistem Operasi Jaringan
Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer
dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara
umum adalah suatu pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada
sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (Web, FTP, DNS,
dan lain-lain) untuk memudahkan dan memberi kenyamanan dalam
penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.
Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai
sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem
operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi
jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi
komputer lainnya. Di dalam Jaringan komputer terdiri dari :

• Komputer Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas
bagi komputer-komputer lain didalam jaringan.
• Komputer Client adalah komputer-komputer yang menerima
atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server.

Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola
sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya
komputer lain yang tergabung dalam jaringan.
Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat
berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat
beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan
mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu
mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text. Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal
mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan
mempercepat proses instalasi.
Metode instalasi sistem operasi berbasis text sering digunakan untuk
mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang
menyenangkan. Biasanya untuk spesifikasi komputer yang sederhana
dibanding dengan sistem operasinya akan menggunakan metode
berbasis text.
Sistem operasi komputer telah mengalami perkembangan yang
sangat pesat baik untuk keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 98, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT, Win 7, Win 8), Unix, Sun Solaris, Linux Series (Redhat, Debian, SUSE, Ubuntu, fedora), Mac, dan lain sebagainya. Masing-masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis
dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan.

Jenis-Jenis Sistem Operasi Jaringan

Seperti pada sistem operasi yang dapat digunakan pada PC,
sistem operasi jaringan juga bermacam-macam. Banyak perusahaan yang
mengembangkan sistem operasi jaringan dari yang komersial dengan
harga yang mahal sampai ke yang free alias gratis.
Windows Based
Kecenderungan pengembangan sistem operasi dewasa ini
mengarah ke tampilan grafis dengan tampilan yang menarik. Sebagai
contoh sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft dengan
produknya yaitu :

• Windows NT
• Windows 2000 Server
• Windows 2003 Server
• Windows 2008 server
• Windows 2012 server

Sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft mempunyai
lisensi komersial artinya untuk menggunakan sistem operasi jaringan dari
Microsoft kita harus membayar lisensi atau dengan membeli sesuai
dengan kebutuhan dan kesepakatan antara pengguna dengan
perusahaan.
Unix Based
Selain Microsoft perusahaan yang mengembangkan sistem
operasi jaringan adalah Unix. Unix atau UNIX adalah sebuah sistem
operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed
Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan
American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan
Institut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari Departemen
Pertahanan Amerika (Departement of Defence Advenced Research
Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain sebagai Sistem operasi yang
portable, multi-tasking dan multi-user.
Sistem operasi Unix digunakan secara luas baik sebagai server
atau workstation. Arsitektur Unix dan model client/server merupakan
elemen yang paling penting dalam perkembangan internet dan
mengubah proses komputasi secara terpusat dalam jaringan dari pada
proses tunggal di komputer. Linux, merupakan sistem operasi yang
diadopsi dari Unix dan tersedia secara bebas mendapat popularitas
sebagai alternatif dari sistem operasi proprietary seperti Microsoft
Windows.
UNIX adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh
banyak pihak. Setiap pihak yang mengembangkan UNIX, menambahkan
teknologi miliknya ke dalam UNIX, yang meskipun hal itu di luar standar,
mampu menjadikan sistem operasi UNIX lebih kuat atau lebih andal.
Tabel berikut menyebutkan beberapa jenis-jenis UNIX.
Tabel 10.1 Jenis-jenis UNIX (sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Unix)
Varian UNIX Dikembangkan oleh (vendor/organisasi)
A/UX Apple Computer Domain/X Apple Computer
Darwin Apple Computer (modifikasi dilakukan Apple dari
kernel BSD dan diaplikasikan pada Mac OS/X).
CTIX Convergent Technology
Distrix Convergent Technology
UniCOS Cray Research (sekarang bagian dari Silicon Graphics
Incorporated)
DG/UX Data General Corporation
Digital UNIX Digital Equipment Corporation (DEC) (dibeli oleh
Compaq, sekarang bagian dari Hewlett-Packard)
Ultrix Digital Equipment Corporation (DEC) (dibeli oleh
Compaq. sekarang bagian dari Hewlett-Packard)
CLIX Fairchild Company
HP/UX Hewlett-Packard
Tru64 Compaq (sekarang bagian dari Hewlett-Packard)
AIX International Business Machine (IBM) Corporation
Coherent Mark William Company
XENIX Microsoft Corporation (lalu dijual ke SCO)
DVIX Northern Telecom
UnixWare Novell Incorporated
SCO UNIX Santa Cruz Operation (SCO) Corporation
SCO XENIX Santa Cruz Operation (SCO) Corporation
SCO
OpenServer
Santa Cruz Operation (SCO) Corporation
Dynix Sequent
SINIX Siemens Corporation/Nixdorf
IRIX Silicon Graphics Incorporated (SGI)
SunOS Stanford Universities Network (SUN)
Solaris Sun Microsystems Incorporated
OpenSolaris Sun Microsystems Incorporated
Illumos Illumos.org
Eunice The Wollongong Group
Uniplus+ Unisoft Corporation
BSD UNIX Universitas California (University of California) Berkeley,
Amerika Serikat
BSD/I BSDI (Berkeley Software Design Incorporated)
OSF/1 Open Software Foundation
GNU/Linux Free Software Foundation
GNU/Hurd Free Software Foundation FreeBSD
NetBSD
OpenBSD
NextStep
Minix Universitas Terbuka Amsterdam (Vrije Universiteit
Amsterdam), Belanda
Mach Universitas Carnegie Mellon (Carnegie Mellon
University), Amerika Serikat
UNIX System
V
Lucent Technologies (Bell Labs)
QNX QNX Software Systems
Linux Based
Salah satu sistem operasi jaringan yang dikembangkan secara
free adalah Linux. Sistem operasi Linux menyediakan dua pilihan yaitu
mode text dan mode grafik. Hal ini menjadikan linux dapat berjalan pada
mesin komputer yang mempunyai spesifikasi hardware yang rendah.
Linux dikembangkan pertama kali oleh Linus Torvalds mengusung
proyek open source dengan lisensi GNU/GPL (General Public Licence)
yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang haknya
tetapi orang lain dimungkinkan untuk menyebarkan, memodifikasi, atau
bahkan menjual kembali program tersebut tetapi dengan syarat source
code asli harus diikutsertakan dalam distribusinya. Dengan konsep ini
semua orang dapat ikut mengembangkan sistem operasi dan software
berbasis linux.
Dengan lisensi GNU/GPL Linux menjadi salah satu sistem operasi
yang mengalami perkembangan yang sangat cepat, karena Linux
dikembangkan oleh komunitas pengguna sistem operasi open source.
Kelemahan sistem operasi atau yang sering disebut dengan Bug akan
segera diperbaiki oleh komunitas pengguna linux dan dapat langsung
didistribusikan dengan free. Dengan demikian sistem operasi Linux
menjadi sistem operasi yang up to date setiap saat.
Mungkin anda masih bingung dengan Lisensi GNU/GPL, kalau
demikian perusahaan atau orang yang mengembangkan Linux darimana keuntungan dan Hak Royaltinya?. Yang dimaksud dengan
GNU/GPL disini adalah bahwa sistem operasi yang dikembangkan
memang bersifat free tetapi pengembang dapat juga menjualnya dengan
harga yang tidak terlalu mahal dan perusahaan dapat memperoleh
keuntungan dari jasa pelayanan instalasi, pelatihan, implementasi sistem
dan lain sebagainya.
Linux telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan
didukung oleh perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel,
Dell, Hewlett-Packard, IBM, Novell, Oracle Corporation, Red Hat, dan Sun
Microsystems. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai
macam jenis perangkat keras komputer, termasuk komputer desktop,
superkomputer, dan sistem benam seperti pembaca buku elektronik,
sistem permainan video (PlayStation 2, PlayStation 3 dan XBox), telepon
genggam dan router. Para pengamat teknologi informatika beranggapan
kesuksesan Linux dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor
(vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan
kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta
faktor keamanan dan kestabilannya yang tinggi dibandingkan dengan
sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga
menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak
sumber terbuka (opensource software).
Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux
(Linux distribution) atau distro Linux umumnya sudah termasuk
perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa
pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment)
seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran
(office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric dan
LibreOffice.
Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro)
yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing
disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di
samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan
sistem di komputer (installer program).
Inti di setiap distribusi Linux adalah kernel, koleksi program dari
proyek GNU (atau proyek lain), cangkang (shell), dan aturcara utilitas seperti pustaka (libraries), kompilator, dan penyunting (editor).
Kebanyakan sistem juga menyertakan aturcara dan utilitas yang bukanGNU. Bagaimanapun, utilitas tersebut dapat dipisahkan dan sistem ala
UNIX masih tersedia. Beberapa contoh adalah aturcara dan utiliti dari
BSD dan sistem grafik-X (X-Window System). X menyediakan antarmuka
grafis (GUI) yang umum untuk Linux.
Contoh-contoh distribusi Linux :
• Ubuntu
• SuSE
• Fedora
• Mandriva
• Slackware
• Debian
• CentOS
• Red Hat, dll

Sistem Operasi Router

Router OS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat
digunakan sebagai router network yang handal, mencakup berbagai fitur
yang dibuat untuk ip network dan jaringan. Sistem operasi router sama
dengan sistem operasi pada umumnya, bisa di install di satu komputer
untuk kebutuhan jaringan dan ada juga yang sudah melekat pada
hardware router.
Sistem operasi umum seperti windows XP atau windows 7 dapat
pula di fungsikan sebagai sistem operasi router tetapi hanya terbatas
pada fitur Sharing internet atau yang biasa disebut dengan istilah
Gateway server. Sistem operasi router yang baik harus memiliki fitur-fitur
:
• Gateway, Sebuah fitur di router untuk menghubungkan jaringan
yang berbeda
• Proxy, penyimpanan web cache, redirect URL, dan lain-lain
• Firewall, Pengamanan pada jaringan komputer
• VPN, Jalur khusus yang dibentuk dalam jaringan publik
• Routing, fitur untuk meneruskan paket ke jaringan lain.
• Monitoring, Memonitor semua aktifitas yang melalui jaringan.
• Bandwidth management, dll.
Jenis-jenis sistem operasi router :
• Mikrotik
Mikrotik adalah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia,
bersebelahan dengan Rusia, pembentukannya diprakarsai oleh
John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully yang berkebangsaan
Amerika Serikat berimigrasi ke Latvia dan berjumpa Arnis yang
sarjana Fisika dan Mekanika di sekitar tahun 1995.Tahun 1996
John dan Arnis mulai me-routing dunia (visi Mikrotik adalah merouting seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS DOS
yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless LAN (W-LAN)
Aeronet berkecepatan 2Mbps di Moldova, tetangga Latvia, baru
kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia, karena ambisi
mereka adalah membuat satu peranti lunak router yang handal
dan disebarkan ke seluruh dunia. Ini agak kontradiksi dengan
informasi yang ada di web Mikrotik, bahwa mereka mempunyai
600 titik (pelanggan) wireless dan terbesar di dunia.
Fitur – fitur pada mikrotik :
o Firewall dan NAT, Routing - Static routing, Data Rate
Management,
o Hotspot, Point-to-Point tunneling protocols
o Simple tunnels, Ipsec, Web proxy
o Caching DNS client, DHCP, VRRP, NTP
o Monitoring/Accounting, SNMP, Tools, dll
o Layer 2 konektivitas (Wireless, Bridge, Virtual LAN,
Synchronous, Asynchronous, ISDN, SDSL.
Mikrotik RouterOS hadir dalam berbagai level. Tiap level
memiliki kemampuannya masing-masing, mulai dari level 3,
hingga level 6. Secara singkat, level 3 digunakan untuk router
berinterface ethernet, level 4 untuk wireless client atau serial
Jaringan komputer – STMIK AKBA Page 157interface, level 5 untuk wireless AP, dan level 6 tidak mempunyai
limitasi apapun. Untuk aplikasi hotspot, bisa digunakan level 4
(200 pengguna), level 5 (500 pengguna) dan level 6 (tidak
terbatas).
Tabel 10.2 level lisensi di mikrotik
Jenis-jenis Mikrotik :
o Routerboard, adalah perangkat router dimana didalam nya
sudah terdapat sistem operasi Mikrotik. Routerboard ada
beberapa macam mulai dari perangkat wireless, router dan
switch manageable.
o DOM, adalah perangkat router buatan mikrotik yang hanya
berupa storage seperti hard disk tetapi didalamnya terdapat
sistem operasi mikrotik. Selain itu ukuran nya lebih kecil dan
memilik interface ATA atau SATA.
o CD Software adalah CD yang didalamnya sudah terdapat
sistem operasi mikrotik dan siap di install ke PC.
• Clear OS
ClearOS (sebelumnya bernama ClarkConnect) adalah
Distro Linux, berbasis pada CentOS (Red Hat Enterprise Linux
(RHEL) versi komunitas), didesain khusus untuk digunakan
sebagai gateway jaringan dan server jaringan dengan antarmuka
berbasis web. ClearOS di desain sebagai alternatif dari Windows
SBS. ClearOS diterbitkan pada tahun 2009 dari dasar
ClarkConnect oleh tim ClearFoundation. ClearOS 5.1, pertama
kalinya menghapuskan pembatasan pada fitur email,DMZ, dan
MultiWAN yang sebelumnya ada pada ClarkConnect.
Fitur ClearOS sebagai berikut :
o Stateful Firewall (iptables), Jaringan dan Keamanan
o Intrusion Detection and Prevention System (SNORT)
o Virtual Private Networking (PPTP, IPSec, OpenVPN)
o Web Proxy, dengan Content Filtering dan Antivirus
(Squid, DansGuardian)
o E-mail Services (Webmail, Postfix, SMTP, POP3/s,
IMAP/s)
o Groupware (Kolab)
o Database dan Web Server (LAMP)
o File and Print Services (Samba and CUPS)
o Flexshares (CIFS, HTTP/S, FTP/S, dan SMTP)
o MultiWAN (Internet fault tolerant design)
o Pelaporan dan statistik (MRTG)
• PFSense
PfSense adalah hasil kustomasi dari FreeBSD yang dapat
digunakan sebagai firewall dan router. PfSense memilki banyak
keunggulan dalam hal pengaturan firewall dan routing. PfSense
merupakan Stateful Firewall yang berarti PfSense akan
memeriksa setiap keadaan dari koneksi jaringan ( baik paket TCP
maupun UDP) yang melaluinya. Firewall diatur agar dapat
membedakan paket-paket pada setiap jenis koneksi. Berarti
hanya paket yang sesuai dengan pengaturan yang telah
ditetapkan pada firewall yang di izinkan untuk melewati firewall

Berikut adalah fitur-fitur yang disediakan oleh PfSense :
* Firewall
* Network Address Translation (NAT)
* Redundancy (CARP)
* Load Balancing
* VPN (Ipsec, OpenVPN, PPTP)
* PPPoE Server
* RRD Graphs
* Dynamic DNS
* Captive Portal (HotSpot)
* DHCP Server and Relay
Adapun jenis-jenis sistem operasi router yang lain hampir sama
dengan sistem operasi router yang disebutkan di atas seperti Endian
firewall, IPCop, dan lain-lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kritik dan Saran silahkan di komentar.
Terima kasih sudah berkunjung gaess..